Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk memiliki wawasan yang luas serta siap memasuki dunia kerja. Kebijakan MBKM memberikan hak belajar tiga semester bagi mahasiswa di luar program studinya. Universitas Subang berupaya melaksanakan kebijakan dari pemerintah terkait MBKM yang berdasar hukum pada Permendikbud RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi mejadi landasan utama dari pelaksanaan kebijakan Hak Belajar Tiga Semester di Luar Program Studi. Kebijakan yang dirancang dan akan diterapkan ini diharapkan dapat memberikan hasil lulusan yang lebih baik. Hal ini pula yang menjadikan Universitas Subang melakukan upaya perumusan rancangan pedoman pelaksanaan kebijakan tersebut di setiap program studi. Oleh karena itu, pada hari Selasa tanggal 22 Juni 2021 dilaksanakan FGD Implementasi Kebijakan MBKM di Universitas Subang bertujuan untuk menghasilkan Peraturan Akademik Pelaksanaan MBKM Universitas Subang yang telah disahkan oleh Rektor. FGD ini diikuti oleh unsur-unsur organisasi terkait yaitu Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi serta seluruh Kepala Lembaga di Universitas Subang. FGD ini dilakukan dengan mengundang narasumber dari Telkom University Bapak Dr. Dadan Rahadian, S.T., M.M. yang merupakanWakil Rektor I Bidang Akademik Telkom University serta merupakan reviewer hibah terkait MBKM yang dilaksanakan oleh Dirjen Dikti. FGD ini memberikan beberapa masukan serta penyempurnaan gagasan pada pedoman implementasi MBKM yang telah dimiliki Universitas Subang. Penyelenggaraan FGD ini diinisiasi oleh dua program studi yang memperoleh program bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (KSKI-MBKM) tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, yaitu Program studi Sistem Informasi dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi.